Kategori: Uncategorized

12 Tempat Wisata Menarik Yang Bisa Kamu Kunjungi di Probolinggo

Membicarakan tempat wisata di Indonesia memang tidak ada habisnya. Kali ini giliran Probolinggo. Mungkin masih belum banyak yang tahu bahwa Probolinggo punya potensi wisata yang melimpah. Salah satunya adalah Gunung Bromo

Yap, Gunung Bromo yang sangat terkenal itu sebagian wilayahnya masuk kabupaten Probolinggo. Tapi, bukan hanya Gunung Bromo saja yang bisa kita kunjungi di Probolinggo. Ada beberapa tempat menarik lain yang juga tak kalah mengesankan

Fyi, wilayah Probolinggo dibagi menjadi dua bentuk pemerintahan yakni kabupaten dan kota. Nah, yang akan kita bahas di sini adalah semua tempat wisata yang masuk kedua wilayah tersebut, kabupaten dan kota

Tempat wisata di Probolinggo sendiri cukup beragam dan tidak hanya sebatas gunung. Ada pula situs sejarah serta tempat-tempat menarik lain. Daripada penasaran, berikut ini adalah 12 tempat wisata menarik yang bisa kamu kunjungi di Probolinggo

 

1. Gunung Bromo

gunung-bromo

Foto: https://triptrus.com

Gunung Bromo adalah tempat wisata paling terkenal di Probolinggo. Gunung ini bahkan merupakan salah satu wisata unggulan di propinsi Jawa Timur. Kegiatan paling menarik yang bisa dilakukan di gunung ini adalah menyaksikan pemandangan matahari terbit dari puncak gunung. Untuk mencapai puncak Gunung Bromo telah disediakan tangga khusus untuk wisatawan

Selepas menikmati pemandangan sunrise kita bisa turun ke bawah menuju area padang pasir luas yang begitu mempesona. Saat terkena embusan angin padang pasir ini akan menimbulkan suara lirih. Itulah sebabnya kawasan ini dimakan Pasir Berbisik. Untuk mejelajahi padang pasir yang luasnya mencapai 10 km² wisatawan biasanya menyewa kuda yang banyak sekali tersedia. Gunung Bromo memiliki tinggi 2.329 mdpl. Gunung ini masuk dalam kompleks Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

 

2. Gunung Argopuro

argopuro

Foto: https://tigatitik.wordpress.com/

Sedikit berbeda dengan Gunung Bromo yang cenderung friendly untuk siapa saja. Gunung Argopuro ini bisa dikunjungi oleh kamu yang mengaku pendaki

Gunung Argopuro merupakan sebuah gunung berapi yang kini sudah tidak lagi aktif. Gunung ini memiliki tinggi 3.088 mdpl dengan puncaknya bernama Puncak Rengganis. Salah satu jalur pendakian ke gunung ini adalah melalui jalur Bremi di Probolinggo. Meskipun tidak setenar Gunung Semeru, Gunung Argopuro juga memiliki pemandangan alam yang tidak kalah memikat. Ada dua tempat yang sangat menarik di gunung ini yakni Puncak Rengganis serta Danau Taman Hidup. Di Puncak Rengganis kita akan menemukan situs bersejarah berupa teras berundak. Sedangkan Danau Taman Hidup mitosnya merupakan tempat favorite Dewi Rengganis, putri dari kerajaan Majapahit

 

3. Pantai Bentar

Pantai-Bentar

Foto: http://sawunggalingtrans.com/

Meskipun tidak memilik pasir putih layaknya pantai-pantai di Lombok, Pantai Bentar di Probolinggo ini juga cukup menarik untuk dikunjungi. Pantai ini berada di tepi jalan raya Surabaya – Banyuwangi. Sekitar 7 km dari pusat kota Probolinggo

Lokasi pantai ini bersebrangan dengan bukit serta hutan bakau. Keberadaan pantai ini membuat suasana di sekitar sana semakin menarik. Terdapat sebuah dermaga kayu yang menjolok ke lautan yang cukup aman untuk dilalui. Berpose di dermaga ini bukanlah pilihan yang salah

 

4. Ranu Segaran dan Air Panas Desa Tiris

ranu segaran

Foto: http://ayoberkunjung14.blogspot.co.id/

Ranu Segaran merupakan sebuah danau alami yang berada di kecamatan Tiris. Danau alami ini mampu menghadirkan suasana yang menyegarkan. Untuk menikmati suasana di sekitar dana kita bisa berkeliling menggunakan perahu getek ataupun sepeda air yang banyak tersedia di sekitar danau. Atau kita juga bisa menikmati kesegaran udara di sekitar danau sambil menikmati minuman hangat di warung di tepi danau

Tidak terlalu jauh dari danau ada pula sebuah pemandian air hangat. Masyarakat menyebutnya dengan nama Pemandian Air Panas Tiris. Lokasi pemandian ini berada di tepi sebuah sungai yang mengandung belerang. Berbagai fasilitas juga sudah tersedia di pemandian ini antara lain kamar ganti, warung serta tempat penitipan barang

 

5. Candi Jabung

probolinggo

Foto: http://jelajah-nesia.blogspot.com

Candi Jabung merupakan sebuah candi bercorak Hindu sisa-sisa kejayaan kerajaan Majapahit. Candi ini terlihat seperti beberapa gapura di Bali yang terbuat dari bahan batu bata merah. Candi Jabung dibangun sekitar tahun 1354 Masehi pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk. Pemugaran candi ini dilakukan pada 1983-1987

Candi Jabung memiliki tinggi 16,2 meter dengan lebar 9,6 meter serta panjang 13,3 meter. Bangunan candi menempati area tanah seluas 1400 m². Candi ini berada di desa Jabung, kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Jika ditempuh dari Kota Probolinggo kira-kira jaraknya sekitar 32 km

 

6. Air Terjun Madakaripura

Air Terjun Madakaripura

Foto: https://frantau.wordpress.com/

Air Terjun Madakaripura merupakan sebuah air terjun yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Bromo Tengger Semeru. Air terjun ini berada di Desa Sapih, Kecamatan Lumbang, Probolinggo. Lokasi air terjun ini dikelilingi oleh tebing. Di bawahnya terbentuk kolam alami yang begitu indah. Tinggi air terjun ini sekitar 200 meter

Tempat ini juga ada hubungannya dengan Kerajaan Majapahit. Di balik air terjun ini ada sebuah gua yang konon dulu digunakan oleh patih paling terkenal dari Majapahit, yakni Gajah Mada untuk bersemedi. Masyarakat yang masih percaya dengan kepercayaan kejawen biasanya akan datang ke air terjun ini pada malam 1 Suro untuk maksud tertentu

 

7. Arung Jeram Sungai Pekalen

sungai pakelan

Foto: http://adventuremalang.com/

Bagi yang suka memicu adrenalin, cobalah untuk bersenang-senang di sungai Pakelan dengan melakukan rafting. Sungai Pakelan merupakan sebuah sungai yang sangat terkenal untuk lokasi rafting di Probolinggo. Lokasi rafting di sungai ini terbagi menjadi tiga bagian yakni Pakelan Atas, Pakelan Tengah dan Pakelan Bawah. Masing-masing bagian menawarkan sensasi yang berbeda

Pakelan Atas terdiri atas sekitar 32 jeram dengan panjang sekitar 12 km. Di sana kita juga akan menjumpai beberapa air terjun cantik yang akan membuat kegiatan rafting menjadi lebih menyenangkan. Sungai Pakelan Tengah memiliki panjang sekitar 7 km sedangkan Pakelan Bawah memiliki panjang sekitar 12 km. Dari manapun kamu melakukan penjelajahan sungai, semua akan terasa menegangkan namun seru

 

8. Danau Ronggojalu

Danau Ronggojalu

Foto: http://aldyblogs-wisataprob.blogspot.com

Selain Ranu Segaran, ada satu lagi danau di Probolinggo yang tidak kalah indah yakni Danau Ronggolaju. Danau ini berada di Tegalsiwalan. Sekitar 15 km dari pusat kota Probolinggo. Selain sebagai tempat wisata, danau ini memiliki beberapa fungsi lain seperti untuk irigasi serta sumber air bersih bagi warga sekitar

Mata air di Danau Ronggojalu terbentuk dari bentukan alam dan mempunyai kapasitas 3000 liter per harinya. Masyarakat yang berada di sekitar danau menjadikannya sebagai sarana air bersih. Di sekitar danau banyak terdapat paohon yang bisa kita jadikan tempat berteduh sambil menikmati kesegaran di sekitar danau

 

9. Gili Ketapang

Gili Ketapang

Foto: https://intaninchan.wordpress.com/

Mendengar kata gili kamu pasti akan langsung teringat dengan Pulau Lombok. Ternyata, tidak cuma Lombok saja yang mempunyai Gili. Di Probolinggo juga ada sebuah gili yang dikenal dengan nama Gili Ketapang. Gili Ketapang merupakan sebuah pulau kecil yang terpisah dari Pulau Jawa, namun secara administratif masuk wilayah kabupaten Probolinggo. Tepatnya kecamatan Kecamatan Sumberasih. Gili Ketapang merupakan sebuah pulau kecil berpenduduk yang cukup padat. Untuk bisa sampai ke pulau ini kita bisa menyebrang dari Pelabuhan Tanjung Tembaga selama sekitar 40 menit

Gili Ketapang sebenarnya memiliki perairan yang cukup indah namun kadang kita akan menjumpai sampah di beberapa bagian pantai. Pulau ini memang tidak dikelola sebagai destinasi wisata seperti halnya gili-gili di Nusa Tenggara Barat sehingga kita tidak akan menemukan penginapan serta fasilitas penunjang lainnya. Namun, berkunjung ke pulau ini tetap akan jadi pengalaman yang menarik

 

10. Perkebunan Teh Andung Biru

Perkebunan Teh Andung Biru

Foto: http://ekawidiyati.blogspot.co.id

Masih ingin menikmati suasana alam yang segar di Probolinggo? Cobalah datang ke Perkebunan Teh Andung Biru. Kesegaran akan langsung terasa begitu sampai di lokasi perkebunan teh yang memiliki pemandangan hijau luas sejauh mata memandang

Tak jauh berbeda dengan perkebunan teh lainnya, di sini kita juga akan disuguhi oleh pemandangan hijau membentang serta udara yang segar. Kebun ini sudah ada sejak tahun 1925 dengan luas area sekitar 3oo hektare

 

11. Museum Probolinggo

Museum Probolinggo

Foto: http://asriprolink.blogspot.com

Saatnya kembali ke kota. Di Kota Probolinggo kita bisa memulai acara jalan-jalan dengan mengunjungi Museum Probolinggo untuk mengetahui seluk beluk Probolinggo. Museum ini masih relatif baru karna baru saja diresmikan tahun 2011 oleh gubernur Jawa Timur, Soekarwo

Lokasi museum ini beralamat di Jl. Suroyo No. 17. Keberadaan museum ini diharapan bisa memberikan edukasi kepada wisatawan yang berkunjung ke Probolinggo

 

12. Taman Wisata Studi Lingkungan

TWSL Probolinggo

Foto: http://twsl.probolinggokota.go.id

Last but not least. Tempat yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi di Probolinggo adalah Taman Wisata Studi Lingkungan. Isi taman ini kira-kira tidak jauh berbeda dengan kebun binatang. Berbagai jenis binatang hidup di taman wisata ini. Itulah sebabnya beberapa warga menyebut tempat ini sebagai Kebun Binatang Probolinggo

Isi taman ini tidak hanya binatang saja namun juga berbagai tanaman. Taman ini dibangun sebagai sarana edukatif bagi warga, khususnya warga Probolinggo, tentang lingkungan. Lokasi taman wisata ini berada di jalan Basuki Rahmad, Mangunharjo, Mayangan, Kota Probolinggo. Taman ini diresmikan pada 15 September 2006

 

Categories: Uncategorized

30 TEMPAT WISATA TERBAIK PROBOLINGGO JAWA TIMUR

Probolinggo adalah sebuah daerah di Provinsi Jawa Timur. Terletak sekitar 100 km sebelah tenggara Surabaya. Probolinggo merupakan kota terbesar keempat di Jawa Timur setelah Surabaya, Malang, dan Kediri menurut jumlah penduduk.Probolinggo terletak di wilayah Tapal Kuda, Jawa Timur dan menjadi jalur utama pantai utara yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Bali.

Probolinggo di kenal dengan sebutan kota MangGur yang merupakan singkatan dari Mangga dan Anggur. Probolinggo disebut MangGur karena Probolinggo banyak memproduksi atau menghasilkan buah mangga dan anggur. Probolinggo juga disebut Kota Seribu Taman, julukan nama itu dikarenakan Probolinggo bersih dari sampah dan juga banyak tumbuhan lain di sepanjang jalan raya.

Probolinggo adalah sebuah daerah yang mempunyai tempat wisata dengan pemandangan yang sangat indah, jika anda ingin berlibur ke suatu tempat disinilah tempat yang cocok, dijamin anda tidak akan kecewa tetapi anda akan merasakan senang apalagi jika anda berkunjung dengan sanak saudara atau keluarga dijamin pasti liburan kalian akan lebih menyenangkan.

Berikut daftar 30 Tempat Wisata di Probolinggo yang wajib harus anda kunjungi jika anda sedang berkunjung ke Probolinggo.

1. Gunung Bromo

 

Gunung Bromo adalah gunung berapi yang sampai sekarang masih aktif, dengan ketinggian 2.392 meter di atas permukan laut dan merupakan gunung paling terkenal sebagai obyek wisata Jawa Timur. Gunung Bromo berada di 4 wilayah yaitu wilayah kabupaten Probolinggo, kabupaten Malang Pasuruan dan Lumajang. Bentuk Gunung Bromo bertautan antara ngarai dan lembah dengan lautan pasir luas sekitar 10 km persegi. Gunung Bromo mempunyai kawah bergaris tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Menurut masyarakat suku Tengger yang ada di sekitar gunung bromo, gunung Bromo dipercaya sebagai gunung suci. Dan setiap setahun sekali diadakan upacara Yadnya Kasada.

2. Puncak B29 Bromo

 

Puncak B29 merupakan tempat wisata yang sangat mempesona, dimana tempat ini adalah salah satu dari destinasi wisata yang termasuk dalam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, tempat wisata Puncak B29 ini dikenal keindahannya sebagai negeri di atas awan serta keindahan matahari terbitnya. Kawasan wisata B29 menjadi spot baru kunjungan wisata di sekitar gunung bromo. Puncak tertingginya memiliki ketinggian 2900 Mpdl. Mungkin itu sebabnya kawasan tersebut dinamakan Puncak B29. Wajar jika Tempat destinasi wisata inidijuluki “Negeri Diatas awan” karena memang dari ketinggian itu terlihat seakan berada diatas awan.

3. Padang Savana Atau Bukit Teletubies Gunung Bromo

Padang Savana Atau Bukit Teletubies Gunung Bromo adalah sebuah hamparan padang rumput yang luas yang berada di sisi selatan gunung bromo. Sepintas hamparan padang savana bromo berupa bukit – bukit hijau nan indah yang menyerupai bukit Teletubbies dalam film anak – anak. Padang Savana Bromo di kenal dengan nama Lembah Jemplang. Disana anda akan merasa begitu tenang sejuk dan nyaman karena para pengunjung bisa merasakan pesona keindahan padang rumput savana yang begitu indah.

4. Gunung Argopuro

 

Gunung Argopuro merupakan bekas dari gunung berapi aktif dengan ketinggian 3.088 Meter dan merupakan bagian dari gunung Iyang yang ada di Kabupaten Probolinggo. Gunung Argopuro mempunyai beberapa puncak, salah satunya puncaknya adalah puncak Rengganis. Selain daya tarik khas puncak gunung, terdapat juga situs peninggalan zaman purbakala yaitu teras berundak yang terdiri 3 komplek area dengan 5 bekas bangunan yang  terdapatv di dalamanya.

5. Pantai Bentar

 

Wisata Pantai Bentar merupakan salah satu wisata unggulan Probolinggo. Yang menarik di pantai ini adalah penampakan Hiu Tutul atau whale shark. Biasanya mereka muncul dan tampak pada bulan Januari – Maret. Cukup melihat dari pantai saja, bisa kelihatan kok, atau mungkin anda bisa menggunakan keker. Jaraknya sekitar 1 kilo dari bibir pantai. Konon hiu ini sedang bermigrasi dari Laut Australia sebab kalender cuaca.

6. Hutan Mangrove

 

Probolinggo patut berbangga karena memiliki Hutan Mangrove, didukung oleh wilayah yang berbatasan dengan laut, membuat Probolinggo banyak menyuguhkan tempat – tempat menarik yang langsung berhadapan dengan laut, salah satunya Wisata Mangrove, banyak wisatawan dari daerah luar Probolinggo, yang berkunjung ke Probolinggo yang tidak hanya berwisata tetapi juga melakukan penelitian dan Observasi lingkungan, diantara kawasan probolinggo yang disediakan untuk tempat Wisata Mangrove

7. Pulau Gili Ketapang

 

Pulau Gili Ketapang merupakan pulau di Selat Madura, jaraknya ± 8 km dari bibir pantai Probolinggo, dan mayoritas dihuni oleh Suku Madura. Gili yang berarti mengalir dan Ketapang adalah nama tempat tersebut. Pulau Gili Ketapang memiliki luas sekitar 68 hektar, dan dapat diakses melalui Pelabuhan Tanjung Tembaga. Disini anda bisa snorkeling, menikmati indahnya pemandangan laut, ataupun melihat terumbu karang yang cantik. Dulu Pulau Gili Ketapang menyatu dengan Pulau Jawa, dan memisah setelah Gunung Semeru meletus dahsyat. Gili artinya mengalir, Ketapang adalah nama tempat tersebut.

8. Air Panas Desa Tiris

 

Tempat wisata di probolinggo lainnya yaitu pemandian air panas di Desa Tiris yang masih termasuk kompleks Ranu Segaran, sekitar 200 meter. Wisata Air Panas Desa Tiris ini masih alami, hanya tembok pemisah yang sangat sederhana. Terdapat air sungai jernih di sampingnya yang dangkal sekali. Di sekitar sungai ada pepohonan yang cukup rimbun dan pemandangan alam yang asri.

9. Air Terjun Madakaripura

 

Air terjun Madakaripura berada di Kecamatan Lumbang. Air terjun ini masih termasuk di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Air terjun Madakaripura ini berbentuk ceruk dengan perbukitan yang mengelilinginya, pada seluruh bidang tebingnya meneteskan air. Air Terjun Mandakaripura bisa di tuju dari kota Probolinggo atau dari Malang. Madakaripura bisa dicapai dari Probolinggo dengan menggunakan bus ke arah Tongas.

10. Air Terjun Umbulan

 

Madakaripura boleh dibilang air terjun tercantik di Probolinggo, bahkan juga dinobatkan sebagai salah satu air terjun tercantik di Indonesia. Namun siapa sangka jika di Probolinggo juga terdapat air terjun yang tak kalah cantik dari Madakaripura, bahkan lokasinya pun tak jauh dari Madakaripura. Air terjun tersebut bernama  Air Terjun Umbulan, begitulah warga sekitar menyebutnya. Secara administratif air terjun Umbulan terletak di Desa Sukapura, Probolinggo. Letak air terjun umbulan ini tidak jauh dengan Kantor Kecamatan Sukapura, hanya berjarak setengah kilometer.

11. Air Terjun Watu Lawang 

 

Selain Air Terjun Madakaripura dan Air Terjun Umbulan di Probolinggo masih ada Air terjun yang tak kalah cantiknya, Air Terjun Watu Lawang / Ngepung begitulah penduduk sekitar menyebutnya, dinamakan Air Terjun Watu Lawang karena berada di kanan – kirinya tebing dan sebelum air terjun seperti ada pintu masuk/lawang. Air Terjun Watu Lawang / Ngepung berada di Desa Ngepung, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Propinsi Jawa Timur, Indonesia.

12. Air Terjun Triban

 

Mungkin belum banyak orang tahu ada air terjun yang tidak kalah indahnya. Namanya Air Terjun Triban lokasinya berdekatan dengan Air Terjun Watu Lawang yang terletak di desa Ngepung. Jika berangkat dari Surabaya menuju Bromo lewat Madakaripura, desa Ngepung tidak akan dilewati. Ngepung hanya akan dilewati oleh kendaraan yang berasal dari terminal Bayuangga (Probolinggo).

13. Air Terjun Kedung Amis 

 

satu lagi air terjun yang juga tidak kalah indahnya lokasinya juga berdekatan dengan air terjun sebelumnya Penduduk sekitar menyebutnya air terjun Kedung Amis. air terjun Kedung Amis terletak sebelum Air Terjun Watu Lawang, sesudah air terjun ini nanti ada 2 aliran sungai, yang ke kiri ke Air Terjun Watu Lawang, sedangkan yang ke kanan ke Air Terjun Sumber Pakis II

14. Air Terjun Sumber Pakis II 

 

Masih satu jalur dengan air terjun watu lawang masih terdapat satu lagi air terjun yang juga tidak kalah indahnya namanya Air Terjun Sumber Pakis II lokasinya berada di Desa Ngepung, Kec. Sukapura, Kab. Probolinggo air terjun ini letaknya berdekatan dengan air terjun triban dan air terjun kedung amis. dari air terjun kedung amis nanti ada 2 aliran sungai, yang ke kiri ke Air Terjun Watu Lawang, sedangkan yang ke kanan ke Air Terjun Sumber Pakis II

15. Air Terjun Darungan

Air Terjun yang satu ini juga tidak kalah indahnya dengan air terjun lainnya yang berada di Probolinggo. Air Terjun ini terletak di desa Bremi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, Propinsi Jawa Timur. memiliki ketinggian sekitar 15 m, Selain Air Terjun Darungan tidak jauh dari air terjun ini terdapat Air Terjun Kalipedati. Air terjun ini lebih tinggi dan lebih besar debit airnya dari Air Terjun Darungan.

16. Air Terjun Kali Pedati

Air Terjun Kali Pedati memiliki ketinggian sekitar 20 m. AirTerjun Kali Pedati ini berada di lereng Argopuro. Air terjun ini lebih tinggi dan lebih besar debit airnya dari Air Terjun Darungan. Air Terjun Ini Terletak di Desa Kalianan, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, Propinsi Jawa Timur. Jarak tempuh dari Ranu Agung Resort dengan kendaraan bermotor berkisar,1,5 jam, plus tracking karst. (jalan kaki) selama 1 jam dengan menyisir daerah sepanjang aliran sungai pedati yang terkenal dengan tebing­-tebing vertikal dari batuan.

17. Arung Jeram Sungai Pekalen

 

Sungai Pekalen hanya sejauh 25 kilometer dari Probolinggo. Sungai ini memiliki pemandangan yang indah, di sungai pekalen ini Anda juga bisa bermain arung jeram. Sungai Pekalen ini mengalir di 3 kecamatan, yaitu Tiris, Maron dan kecamatan Gading. Biasanya lokasi arung jeram yang menjadi arena olahraga rafting ini memanjang sejauh 29 km dan terbagi menjadi tiga zona yaitu sungai Pekalen Atas sejauh 12 km, sungai Pekalen Tengah sejauh 7 km, dan sungai Pekalen Bawah sejauh 10 km. Setiap masing-masing zona memiliki keistimewaan tersendiri. Di Pekalen Bawah mempunyai 32 jeram yang cukup menantang, Sementara Pekalen Atas memiliki 10 air terjun yang menguras adrenalin. Disini juga ada goa-goa kelelawar dan satwa liar di sepanjang perjalanan.

18. Danau Ronggojalu

 

Danau Ronggojalu ini selain dijadikan sebagai obyek wisata juga digunakan sebagai sarana air bersih dan industri untuk masyarakat Probolinggo. Danau Ronggojalu berada di kecamatan Tegalsiwalan. Mata air Danau Ronggojalu terbentuk dari bentukan alam dan mempunyai kapasitas 3000 liter per harinya. Dari volume air yang banyak dan jernih inilah, masyarakat Probolinggo memanfaatkan danau ini. Ronggojalu juga digunakan sebagai sarana irigasi untuk sawah dan untuk kebutuhan air minum kota. Di Danau Ronggojalu ini terdapat kolam anak-anak, penyewaan ban dan beberapa warung makanan. Suasana yang sejuk dan hijau dengan udara yang bersih tentu akan sangat cocok jika danau Ronggojalu ini dijadikan area rekreasi keluarga. Advertisement

19. Danau Agung

 

Danau Agung atau bisa disebut Ranu Agung , merupakan sebuah Danau yang terbentuk dari gunung berapi Lamongan yang sampai sekarang masih aktif. Danau Agung memiliki potensi wisata yang sangat indah, dan layak dijadikan sebagai destinasi wisata alam dengan suasana pemandangan yang menenangkan dan dikelilingi hijau pepohonan. Danau Agung  ini berada di desa Ranu Agung, kecamatan Tiris, Kab Probolinggo, untuk menuju kawasan ini pengunjung dapat menempuh perjalanan 40 Km Kota Probolinggo.

20. Ranu Segaran

 

Ranu Segaran atau disebut Danau Segaran berada di Desa Segaran, Kec. Tiris, Kab. Probolinggo. Untuk menuju  Ranu Segaran dapat ditempuh dari pusat kota Probolinggo selama tiga puluh menit. Jangan kawatir sepanjang perjalanan ke Ranu Segaran anda akan disuguhi pemandangan berupa rangkaian pegunungan dan pepohonan yang dapat menyegarkan suasana perjalanan. Anda sejenak bisa singgah di Wisata Air Panas dalam perjalanan menuju Danau Segaran.

21. Danau Taman Hidup

 

Taman Hidup merupakan  sebuah danau yang berada di Lembah Gunung Argopuro, menurut mitos danau ini adalah sebuah tempat yang dijadikan Dewi Rengganis beserta dayang – dayangnya untuk tempat mandinya. Danau Taman Hidup merupakan sebuah lokasi berkemah yang mempunyai area cukup luas. disini para pengunjung kadang akan menemui hewan – hewan liar seperti Merak Hijau ( Pavo Mulicus ), Lutung Merah ( Presbytis Rubicunda ), Lutung Jawa, Kijang ( Muntiacus Muntjah ), babi hutan, kancil serta hewan liar lain.

22. Kebun Teh Andung Biru

 

Probolinggo memang sangat lengkap sekali destinasi wisatanya, kali ini kami akan mengulas mengenai Perkebunan Teh Andung Biru yang terletak tepatnya di kawasan kabupaten Probolinggo. Kebun Teh ini menjadi salah satu obyek wisata yang menawarkan suasana hijau khas perkebunan teh, memiliki udara disekitar yang dingin dan sejuk dan pemandangan alam yang eksotis. Perkebunan berada di Kecapatan Tiris – Kabupaten Probolinggo, untuk rute menuju Destinasi Wisata ini, dari Kota Probolinggo anda menuju ke pertigaan di Kecamatan Pajarakan ( arah Paiton atau Banyuwangi ) dengan memakan waktu sekitar 34 Menit dari Kota Probolinggo, dari pertigaan Pajarakan anda bisa mengambil jalur belok kanan ke arah Pondok pesantren Genggong. Dari Genggong anda terus sampai kearah Krucil, di Krucil ini anda akan menemukan sebuah pertigaan yang ke kiri menuju Bremi dan ke kanan menuju Tiris.

23. Bukit Bentar Probolinggo

 

Pemandangan berbeda kini terpancar di bukit Gunung Bentar, Kabupaten Probolinggo. Kenapa begitu, setiap harinya, apa lagi pada Hari minggu, dibukit Bentar, dipenuhi muda-mudi jeprat jepret berpose, bahkan mereka memperagakan selfi bersama teman-temannya. Ternyata, bukit yang lokasinya diatas tempat wisata pantai Bentar dengan ketinggian 400 meter dari permukaan laut ini, menjadikan tempat yang menakjubkan di Pulau Jawa. Sebuah bukit yang terletak di Desa Curahsawo, Kecamatan Gending, Probolinggo, saat ini wargapun menyebutnya dengan bukit Bentar atau bukit selfi. Untuk mendaki ke bukit ini, pengunjung harus melalui jalan terjal untuk mencapai ke puncak. Pengunjung dengan leluasa melihat pemandangan yang luar biasa dari atas bukit, selain melihat hijaunya mangrove dan keindahan laut, pengunjung juga bisa melihat jalur pantura Surabaya-Situbondo.

24. Candi Jabung

 

Candi Jabung merupakan Candi Hindu peninggalan dari kerajaan Majapahit, yang terletak di Jabung, Paiton. Meski dari bata merah, candi Jabung mampu bertahan selama ratusan tahun. Aritektur Candi Jabung ini hampir serupa dengan Candi Bahal, Sumatra Utara. Candi Jabung berjarak  ± 5km dari Kraksan.

25. Candi Kedaton

Terletak di Dusun Lawang Kedaton Desa Andungbiru Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo Candi Kedaton terletak di 60 km ke selatan dari Probolinggo. Candi Kedaton adalah salah satu candi unik yang terbuat dari batu Andesit. Candi ini dibangun sekitar akhir abad XIV dengan bentuk yang unik dan pemandangan yang indah di sekitarnya.  Bagian atas dari kaki candi kedaton, candi kedaton berbentuk batur hanya mempunyai kaki candi saja. kemungkinan dulu ada atapnya yang tidak permanen. Candi Kedaton merupakan candi Hindu, yang berukuran 6 meter persegi dan memiliki tahun yang tertulis di tangga nya, Relief yang terdapat di bibir tangga tertulis 1292 Saka atau 1370 M.Candi Kedaton memiliki 33 relief di kaki candi. Selain cerita tentang Garudeya, terdapat pula beberapa relief yang tertulis seperti, Arjunawiwaha dan Bhomakwya. Banyak cerita di dinding kaki candi yang dipenuhi relief yang menceritakan kejadian pada zaman jawa kuno.

26. Taman Wisata Study Lingkungan (TWSL)

 

Taman Wisata Study Lingkungan. Lokasi TWSL berada di lahan eks bengkok Pemerintah Kota Probolinggo di Joboan Kelurahan Mangunharjo kecamatan Mayangan dengan luas kurang lebih 1 ha . Terdapat kurang lebih dua puluh jenis tanaman tahunan di TWSL antara lain Sengon , mengkudu , Mahoni , Waru Rangkang dll. Selain berbagai jenis tanaman, di Taman Wisata Study Lingkungan juga terdapat taman satwa berbagai jenis seperti Aves, Mamalia, Pisces, Reptil dan Tree

27. Museum Probolinggo

 

Museum Probolinggo adalah sebuah museum yang beradi di Jalan Suroyo No 7 Kota Probolinggo. Sebagai pusat sejarah dan budaya, museum Probolinggo memegang peranan penting dalam menunjang proses pembelajaran bagi para wisatawan. Dengan dilengkapi berbagai atribut benda – benda bernilai sejarah serta replika yang mencerminkan eksistensi sebuah budaya bernilai tinggi , mampu meningkatkan citra kota Probolinggo sebagai kota sejarah . Berbagai aset peninggalan pada masa penjajahan Belanda turut menambah koleksi museum Pobolinggo.

28. Agrowisata Sumberbendo

Agrowisata Sumberbendo merupakan salah satu agrowisata yang fokus pada pembudidayaan Anggur terletak di desa Sumberbendo, kecamatan Sumberasih kabupaten Probolinggo-Jawa Timur. Meski terbilang baru, namun agrowisata yang satu ini sudah banyak dikunjungi oleh wisatawan. Baik wisatawan domestik maupun asing. Tak hanya dapat melihat area perkebunan yang merupakan tempat pembudidayaan anggur merah, Anda bersama keluarga juga dapat bermain di sebuah taman bermain. Selain itu, terdapat pula kolam ikan berdesain cantik yang diisi oleh jenis ikan mujair. Selain kolam ikan mujair, Anda juga bisa berendam dan berenang di kolam renang yang ada area wisata ini.

29. Kolam Renang TRA

Taman Rekreasi Anak atau Kolam Renang “BAYUANGGA” yang berada di Jalan Hayam Wuruk merupakan Kolam Renang pertama yang berdiri di Kota Probolinggo, dengan pembagian kolam anak-anak kedalaman 50-100 Cm, Kolam kecil kedalaman 120 Cm dan kolam besar kedalaman 180 Cm. kolam renang ini sangat cocok untuk dijadikan salah satu tujuan wisata ketika anda berkunjung ke Probolinggo,

30. Wisata Mangrove BJBR Probolinggo

 

Wisata Mangrove BJBR Probolinggo yang terletak di pesisir pantai pelabuhan Mayangan Kota Probolinggo Jawa Timur ini menjadi trending topik objek wisata yang unik. Berbeda dengan Wisata Gunung Bromo, BJBR yang mempunyai kepanjangan Beejay Bakau Resort ini diresmikan pada tahun 2013 lalu dan menjadi pusat perhatian para wisatawan dengan cepat. Menuju wisata Mangrove ini sangatlah mudah karena letaknya yang tidak jauh dari alun-alun Kota Probolinggo yaitu tepatnya disebelah utara alun-alun.

Categories: Uncategorized

Pesona Air Terjun Madakaripura di Probolinggo

Keindahan Air Terjun Madakaripura

Berbicara tentang keindahan Air Terjun Madakaripura memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Banyak wisatawan yang sudah membuktikannya sendiri dengan berkunjung langsung ke tempat wisata tersebut. Untuk mendapat gambaran lebih jelas tentang air terjun madakaripura mari kita simak ulasannya berikut ini.

Air Terjun Madakaripura masih berada di kawasan wisata Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru di bagian kota Probolinggo. Tepatnya di desa Sapih, kecamatan Lumbang, kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Tempat wisata Madakaripura berlokasi di ketinggian 620 dpl (diatas permukaan laut). Obyek wisata ini terletak sekitar 20 kilometer ke arah selatan dari jalur pantai utara ruas Kecamatan Tongas, tepatnya dari Kantor Polsek Tongas. Jika dari arah Cemoro Lawang di kawasan wisata Gunung Bromo, sekitar 25 kilometer ke arah barat laut. Jika anda akan bepergian ke Bromo dari Probolinggo, sesampai di desa Sukapura ambil arah kanan untuk menuju air terjun Madakaripura. Dan jika dari Bromo kea rah Probolinggo, kira-kira diperlukan 45 menit perjalanan kea rah utara.

Dari pusat kota kabupaten Probolinggo sendiri, air terjun Madakaripura hanya berjarak 30 km. Lokasinya mudah dijangkau baik dengan kendaraan pribadi maupun rental. Medan jalan menuju Madakaripura seperti layaknya kebanyakan dataran tinggi, berkelok-kelok dan agak sempit di beberapa ruasnya.

200 Meter

Satu hal yang membuat wisatawan terpesona dengan air terjun Madakaripura adalah ciri khasnya yang meluncur dari ketinggian 200 meter. Tidak hanya itu, di lokasi ini terdapat beberapa air terjun lain yang tidak kalah menarik. Tapi memang yang dari ketinggian 200 meter itu yang paling tinggi.

Air terjun utama di Madakaripura ini jatuhnya terpencar membentuk tirai atau titik-titik hujan di teras rumah. Bermain di bawah tirai air terjun ini tentu akan sangat menyenangkan serasa seperti masih anak-anak bermain hujan.

Pemandangan sangat menarik akan anda temui di air terjun utama. Tebing yang membentuk tirai air terjun itu berbentuk setengah lingkaran setinggi 200 meter. Bisa dibayangkan, anda seperti berada dalam tabung raksasa.

Di bawah air terjun itu ada kolam sedalam 7 meter dengan luas sekitar 25 meter persegi. Dan dibalik air terjun itu terdapat gua. Kalau cukup nyali anda, boleh saja mencoba berenang menyeberangi kolam sedalam 7 meter seluas 25 meter persegi dengan arus air yang deras itu. Perlu diperhatikan, karena tebing yang tingginya mencapai 200 meter, pada saat-saat tertentu akan ditutup untuk wisata dengan alasan keamanan, takut longsor.

Dari lokasi parkir kendaraan, air terjun utama tidaklah terlalu jauh. Hanya berjalan kaki sekitar 15 menit dengan medan yang sudah disiapkan. Tidak terlalu sulit untuk menapaki anak tangga karena sudah disiapkan jalan setapak dari semen dengan ornament batu agar tidak licin.

Asal Usul Nama Madakaripura

Banyak yang meyakini nama Madakaripura diambil dari tokoh kerajaan Majapahit patih Gajah Mada. Di akhir masa hidupnya, ada yang mengatakan karena gagal mewujudkan sumpah palapa, ada juga yang mengatakan karena sudah berhasil mewujudkan sumpah palapa, pergi menyendiri ke tempat ini untuk menikmati masa tuanya jauh dari hingar bingar kehidupan duniawi. Di area parker terdapat patung Gadjah Mada.

Sedang nama Madakaripura sendiri adalah nama wilayah khusus bebas pajak yang dimiliki mahapatih Gajah Mada dari kerajaan Majapahit.

Kepercayaan umum menempatkan tanah ini di kecamatan Tongas, Probolinggo. Pandangan ini didasarkan pada nama Mandhala Hambulu Traya yang disebut dalam kitab Negarakertagama (1365), yang disamakan dengan desa Ambulu di kecamatan tersebut :

Mwang ring mandhala hambulu traya teke dhadhap adulur ikang rawalaris, “Dan di Mandhala Hambulu Traya iringan kereta berjalan terus sampai Dhadhap”

Gomperts, penulis buku “In the footsteps of Hayam Wuruk” menemukan sebuah dusun bernama Dadapan di desa Grogol, 2 km di sebelah timur laut kecamatan Gondang Wetan, kabupaten Pasuruan. Dengan asumsi ini, penulis asal Inggris Hadi Sidomulyo melihat kemungkinan bahwa Madakaripura terletak di kabupaten Pasuruan, antara Grogol dan desa Winongan, 6 km di sebelah tenggaranya.

Apapun itu, Air Terjun Madakaripura menjadi tempat wisata yang menawan dan romantik diciptaan dengan kekuasaan Sang Maha Pencipta.

Dengan potensi wisata yang luar biasa tersebut, sayangnya belum ada fasiltias yang memadai. Tempat parker masih terkesan seadanya. Parkir tidak ada karcisnya. Data Google menyatakan pencarian kata kunci Madakaripura tidak banyak, hal ini menunjukkan popularitas Madakaripura belum terkenal. Menurut pengakuan pemkab Probolinggo sendiri di situs resminya, masyarakat Probolinggo sendiri tidak banyak yang tertarik mengunjungi Air Terjun Madakaripura.

Itulah artikel singkat tentang keindahan Air Terjun Madakaripura. Setelah membaca artikel di atas, kini anda telah mendapat sedikit gambarang tentang lokasi wisata tersebut. Anda bisa berkunjung kapan saja bersama teman atau keluarga di waktu senggang. Namun jika anda berdomisili di Kota Malang dan Sekitarnya, anda bisa mencari informasinya di Wisata Selecta Batu Malang

Categories: Uncategorized

Serunya Off Road di Alas Gunung Bromo

Citizen6, Jakarta Tak banyak yang tahu jika sebuah kabupaten yang terletak sekitar 14 km sebelah timur Kota Solo memiliki potensi alam yang masih belum populer bernama Wana Wisata Gunung Bromo. Nama boleh mirip dengan salah satu gunung berapi aktif di Jawa Timur, tapi tempat yang terletak di Karanganyar, Jawa Tengah ini menyuguhkan pesona yang berbeda dan nggak kalah menarik.

Dari kota Karanganyar, mobil elf yang membawa saya dan kawan-kawan yang tergabung dalam event #ImlekNusantara di Kota Solo melaju ke arah kecamatan Mojogedang. Tak lama kemudian kami tiba di gerbang Wana Wisata Gunung Bromo dengan jajaran mobil 4WD di halamannya. Ada apa ini?

Tak banyak yang tahu jika sebuah kabupaten yang terletak sekitar 14 km sebelah timur Kota Solo memiliki potensi alam yang masih belum populer bernama Wana Wisata Gunung Bromo. Nama boleh mirip dengan salah satu gunung berapi aktif di Jawa Timur, tapi tempat yang terletak di Karanganyar, Jawa Tengah ini menyuguhkan pesona yang berbeda dan nggak kalah menarik.

Dari kota Karanganyar, mobil elf yang membawa saya dan kawan-kawan yang tergabung dalam event #ImlekNusantara di Kota Solo melaju ke arah kecamatan Mojogedang. Tak lama kemudian kami tiba di gerbang Wana Wisata Gunung Bromo dengan jajaran mobil 4WD di halamannya. Ada apa ini?

Wana Wisata Gunung Bromo
Wana Wisata Gunung Bromo

Bentangan alam Wana Wisata Gunung Bromo ( selanjutnya saya sebut Alas Bromo ) menyajikan pemandangan yang berbeda dengan objek wisata lain yang terletak di lereng Gunung Lawu seperti Tawangmangu dan Ngargoyoso yang meliputi Kebun Teh Kemuning, Candi Cetho, Candi Sukuh. Alas Bromo yang terletak di dataran lebih rendah lebih mirip hektaran hutan kota dengan jalan setapak yang tidak bisa dilewati oleh mobil.

Seharusnya setelah pengunjung membayar tiket masuk tempat yang dikelola Perhutani tersebut, mereka menikmatinya dengan jalan kaki sembari bird watching,ziarah di salah satu petilasan atau sekedar bermain di sungai. Tapi pagi itu kami melakukannya dengan cara berbeda, yaitu off-road menggunakan mobil Four Wheel Drive atau 4WD.

Ada dua jenis mobil dengan ground clearance tinggi yang akan kami naiki dengan dua jalur di awal perjalanan yang berbeda pula. Tipe terbuka diisi oleh dua orang, pengemudi dan penumpang di samping. Jika ada ruang kosong cukup di bagian belakang, mobil ini kuat mengangkut tambahan dua orang penumpang yang mau berdiri di sepanjang perjalanan. Sedangkan tipe mobil yang tertutup atau tipe jip bisa diisi oleh empat orang, pengemudi dan tiga penumpang. Tipe terakhir diperuntukkan bagi penumpang yang cari aman, takut kena ceprotan lumpur, takut kebut-kebutan yang bisa berakibat jomplang dari mobil, takut kehujanan, dan takut yang lain, sehingga rute yang dilewati juga tidak se-extreme mobil terbuka.

siap untuk bertualang
siap untuk bertualang

Kegiatan yang digagas oleh Explore Solo bekerja sama dengan Komunitas Solo 4WD sungguh menjadi pengalaman pertama saya menaiki kendaraan off-road. Sensasinya jangan ditanya lagi! Tegang! Tak terlupakan! Seruuu!

Di awal perjalanan memasuki Alas Bromo, jip sudah terseok ke dalam kubangan, sehingga mas driver harus gas pol dan main kopling. Belum lagi nyaris menabrak pohon saat menghindari batu besar. Ditambah asal terobos semak belukar di tengah jalur yang akan dilintasi. Kondisi dimana hanya bisa pasrah dengan mas driver. Adrenalin memuncak!

“Santai aja, Mas… nggak usah tegang.” kata mas driver mobil jip yang saya tumpangi. Tanpa disadari tubuh telah bereaksi sangat berlebihan, muka pucat, mendadak berkeringat dingin, tangan terus mengenggam erat gagang pintu. Maklum pengalaman pertama. “Ini fun adventure, bukan yang extreme kok.” lanjut mas driver. Saya hanya bisa mengangguk pelan. Jip kembali digas pol…

Bosan duduk manis di dalam jip tertutup, saya pun mengiyakan @Munindohoyuntuk tukar tempat, berdiri di belakang mobil terbuka! Ternyata saya tidak salah ambil keputusan. Dengan berdiri di belakang, pemandangan yang didapat justru lebih keren, apalagi saat melewati hamparan perkebunan karet milik PTPN IX BatuJamus. Dan berkesempatan satu mobil dengan blogger idola, Trinity! Yayy… Jingkrak-jingkrak.?

melintasi perkebunan karet Batu Jamus
melintasi perkebunan karet Batu Jamus
narsis ( silat ) dulu bareng Trinity :-D
narsis ( silat ) dulu bareng Trinity?

Sekitar satu jam perjalanan melintasi Alas Bromo dengan mobil off-road tentu menyisakan cerita dan pengalaman yang berbeda satu sama lain. Saya sendiri jadi punya foto bareng Trinity, foto bareng yang nggak biasa tapi berkesan. Ada juga salah satu mobil yang dikendarai seorang kawan yang berulang kali gagal melewati tanjakan curam setelah menyeberangi sungai, sehingga berakhir ditarik dengan bantuan tali pengikat dari mobil depannya. Belum lagi cerita mobil lain yang terperosok dan jatuh miring di tengah perjalanan menuju perkebunan karet. Alhasil pengemudi mengalami benturan di jidat, hehe.

Categories: Uncategorized

WALIKOTA PROBOLINGGO Hj. RUKMINI, SH. MSi. BUKA AUTO 2000 TOYOTA

Liputan6.com, Jakarta – Toyota kembali memperluas layanan dengan merilis dua bengkel Auto 2000 di Jawa Timur, yaitu Kediri Suharmadji dan Probolinggo. Dua jaringan baru itu pun menggenapkan total outlet Toyota menjadi 25 unit di Jawa Timur dan 269outlet di 34 provinsi.

“Dengan hadirnya kedua outlet tersebut, kami berharap dapat memberikan kemudahan dalam mengakses produk, teknologi, dan pelayanan terbaik, khususnya bagi pelanggan di Jawa Timur dan sekitarnya,” ujar Hiroyuki Fukui, Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM) dalam rilis resminya kepada Liputan6.com.

Dikatakan, demi memberikan kepuasan, kemudahan, dan senantiasa berupaya mendekatkan diri kepada para pelanggan, Toyota melakukan perluasan jaringan outlet yang tersebar di seluruh wilayah nusantara.

“Pembukaan outlet Toyota Auto 2000 Kediri Suharmadji dan Auto 2000 Probolinggo diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan pelanggan dan memberikan kemudahan akses terhadap layanan penjualan dan purna jual di wilayah masing-masing, tetapi juga dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur,” urainya.

Adapun, sepanjang Januari hingga Agustus 2014, Toyota mengklaim masih kukuh sebagai market leader di Jawa Timur, dengan total penjualan 30.644 unit atau menguasai pangsa pasar sebesar 31,87 persen di ujung timur Pulau Jawa tersebut.

Tingginya permintaan terhadap kendaraan bermotor di Jawa Timur sendiri didorong sejumlah faktor dan keistimewaan yang dimiliki provinsi itu, antara lain posisi strategis di bidang industri dan perdagangan, sebagai pintu gerbang menuju kawasan Indonesia Timur, serta adanya pengembangan jalan tol trans Jawa.

Pada kuartal II/2014 ini , angka pertumbuhan ekonomi Jawa Timur tercatat sebesar 5,9 persen atau lebih tinggi dibandingkan dengan angka pertumbuhan nasional sebesar 5,12 persen. Hal itu menjadikan Jawa Timur salah satu penyumbang ekonomi terbesar di Indonesia dengan pertumbuhan ekonomi yang konsisten. (Gst/Des)

Categories: Uncategorized

Melihat ‘Gereja Merah’ Immanuel Berusia 152 Tahun di Probolinggo

Liputan6.com, Probolinggo – Jemaat Gereja Protestan Indonesia (GPI) bagian barat Immanuel ini tengah bersiap menyambut Natal. Berdiri kokoh sejak tahun 1862, bangunan yang juga disebut ‘Gereja Merah’ ini berdiri atas lahan seluas 500 meter persegi di Jalan Suroyo Kota Probolinggo, Jawa Timur.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Selasa (24/12/2014), hampir seluruh material bangunan gereja merah terbuat dari besi yang diangkut langsung dari Belanda.

Gereja berusia 152 tahun ini didirikan dengan sistem knock down atau bongkar pasang dan disambung menggunakan ribuan mur dan baut.

Pada zaman pendudukan tentara Jepang, Gereja Merah sempat digunakan sebagai gudang senjata. Kemudian setelah Indonesia merdeka, Gereja Merah kembali difungsikan sebagai tempat ibadah umat Nasrani.

Gereja Merah juga menyimpan sejumlah benda bersejarah yang masih digunakan hingga saat ini. Seperti Alkitab Perjanjian Baru yang ditulis ulang pendeta asal Belanda pada tahun 1818 hingga 1819 menggunakan bahasa Belanda kuno.

Gereja Merah Immanuel ini dibangun oleh pendeta Pati Rajawane pada 1,5 abad lalu tepatnya pada masa kepemimpinan Meijer Bupati Probolinggo yang pertama. (Nfs/Ans)

Categories: Uncategorized

Menyusuri Syahdunya Bee Jay Bakau Resort, Probolinggo

Citizen6, Jakarta BJBR. Singkatan itu masih asing di telinga saya. Selama ini, yang familiar atau populer sebagai tempat wisata di Probolinggo antara lain: Gunung Bromo, air terjun Madakaripura, rafting Pekalen, Gili Ketapang, Gunung Argopuro, Pantai Bentar, Ranu Segaran, atau Ranu Agung.

Nama terakhir sebenarnya yang akan dituju siang ini setelah menyambangi Bromo dan Madakaripura. Namun, mendung yang bergelayut manja di langit area wisata air terjun Madakaripura ternyata menggoyahkan niat. Selain masih buta medan, dan estimasi waktu masih membutuhkan waktu cukup lama, maka rute pun berubah: makan siang di alun-alun kota Probolinggo dan mampir ke BJBR.

Apa itu BJBR?

Pertanyaan itulah yang terus menggema di pikiran sepanjang mengemudikan mobil dari Madakaripura. Terus membangkitkan rasa penasaran hingga makan siang di alun-alun kota Probolinggo. Tanda tanya yang akhirnya menemukan jawabannya ketika sudah memegang karcis masuk.

BJBR itu adalah Bee Jay Bakau Resort

Categories: Uncategorized

Bromo Bergemuruh, Okupansi Hotel di Probolinggo Anjlok

Liputan6.com, Jakarta – Angka hunian penginapan di kawasan wisata Gunung Bromoanjlok, lantaran naiknya aktivitas vulkanik gunung tersebut sejak awal Desember 2015. Okupansi hotel jelang libur akhir tahun seperti saat ini biasanya sudah mencapai 90 persen. Kini, hanya berkisar 10 persen.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Probolinggo Jawa Timur, Digdoyo Djamaludin mengatakan momen libur natal dan tahun baru biasanya menjadi masa panen bagi industri wisata di sekitar Bromo, terutama hotel dan penginapan.

“Tapi karena naiknya aktivitas vulkanik Bromo, banyak tamu yang memilih membatalkan booking hotel. Wisatawan khawatir melihat situasi Bromo akhir–akhir ini,” kata Digdoyo dikonfirmasi di Malang, Kamis (17/12/2015).

Menurut dia, banyak tamu yang sebenarnya sudah booking penginapan untuk 19 Desember 2015–2 Januari 2016. Namun mereka memilih membatalkan rencana itu setelah status Bromo naik dari Waspada level II menjadi Siaga level III.

Apalagi kawasan wisata kaldera Bromo yang terdiri dari savana, padang pasir dan kawah ditutup oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) dari aktivitas wisata.

Probolinggo yang masuk kawasan wisata Bromo, punya 14 hotel dan 128 home stay dengan total 794 kamar. Pengelola hotel sebenarnya berusaha meyakinkan tamu, wisata di Bromo tak hanya di kaldera. Menikmati Bromo juga bisa dari Bukit Setya, Gunung Penanjakan dan Bukit Cinta.

Aktivitas vulkanik Bromo ini momen langka yang sebenarnya bisa dilihat wisatawan dari radius yang aman,” tandas Digdoyo.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menginformasikan kawah Gunung Bromo masih mengeluarkan asap kelabu tebal dengan tekanan kuat setinggi 1.500 meter, Kamis pagi. Asap ini mengarah ke barat laut-utara.

Categories: Uncategorized

N-219, Pesawat Perintis 19 Penumpang Asli Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – PT Dirgantara Indonesia (PT DI) sebagai industri strategis yang memproduksi pesawat kembali melakukan inovasi untuk pembuatan pesawat modern. Terbaru, PT DI memperkenalkan pesawat penumpang yang diberi nama N219.

Pesawat berkapasitas 19 orang ini siap diluncurkan sebagai pesawat non-militer pertama untuk kawasan perintis. Budi Sampurno selaku Program Manager N219 telah menjalankan riset pesawat N219 sejak tahun 2006.

N219 sendiri terinspirasi dari pesawat twin otter yang ketika itu tengah memasuki masa keemasan sebagai pesawat yang tangguh dan bandel. Untuk itu, tujuh insinyur dari PT DI pun mencoba pesawat twin otter untuk penerbangan di Papua.

“Ternyata pesawat jenis twin otter sangat cocok untuk medan penuh pegunungan seperti Papua. Pesawat tersebut bisa mendarat di mana saja, tanpa harus memerlukan landasan pacu yang permanen,” ujar Bambang, seperti dikutipTekno Liputan6.com dari Kumpulan 20 Karya Unggulan Teknologi Anak Bangsayang dirilis Kementerian Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi 2015, Sabtu (4/6/2016).

Berangkat dari situ, tim riset mulai merumuskan pesawat baru yang cocok untuk kawasan pegunungan dan pedalaman. Desain pesawat N219 pun dibentuk untuk merancang pesawat kecil dengan 19 tempat duduk dan daya muat bagasi lebih besar daritwin otter.

Selanjutnya, tim melakukan studi pasar tentang jenis pesawat apa yang diinginkan konsumen. Ternyata, rata-rata konsumen menginginkan pesawat dengan kemampuan di atas twin otter, baik dari kecepatan jelajah maupun beban yang bisa diangkut.

Berbekal hasil studi tersebut, para insinyur kemudian merancang pesawat dengan kapasitas satu penumpang yang memilki bobot maksimum 90 kg. Selain itu, sesuai peruntukannya, pesawat harus dapat mendarat di landasan yang minim fasilitas.

Categories: Uncategorized