Kasus Pembuangan Janin Hasil Aborsi Dibuang di Sungai

No Comments

IMG-20170915-WA0050 (1) IMG-20170915-WA0051 (1) IMG-20170915-WA0055 IMG-20170915-WA0056 IMG-20170915-WA0057 IMG-20170915-WA0058 IMG-20170915-WA0059 IMG-20170915-WA0060 IMG-20170915-WA0061 IMG-20170915-WA0062

SUNGGUH TEGA : Janin bayi yang ditemukan di sungai Kelurahan Sukoharjo, Senin (14/8) sore. Diduga kuat janin itu baru saja di aborsi.

Hasil gambar untuk RADAR BROMO BAYI DI BUANG KELURAHAN SUKOHARJO KECAMATAN KANIGARAN

Ketenangan warga RT 1/RW 2, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Senin (14/8) mendadak terusik. Ini lantaran mendadak ditemukannya janin berjenis kelamin laki-laki di sungai kelurahan setempat. Janin itu ditemukan sejumlah bocah yang hendak menonton warga memancing.

Menurut Asrul, 10, salah satu bocah yang menemukan janin tersebut mengatakan, ia dan teman-temannya semula hendak melihat orang yang sedang memancing di sungai kelurahan setempat. Di perjalanan, mereka melihat sebuah benda mirip boneka. Karena penasaran, ia menyentuh dan membalikkan benda tersebut menggunakan kayu. Setelah dibalik, ternyata benda itu sebuah janin. Imam, 11, salah seorang di antara bocah-bocah itu kemudian mengangkat janin itu. Sementara lainnya melaporkan temuan ini pada ketua RT setempat, Sumaryono.

Hasil gambar untuk RADAR BROMO BAYI DI BUANG KELURAHAN SUKOHARJO KECAMATAN KANIGARAN

“Kami mau melihat orang mancing. Ketika berjalan di tepi kali, ada benda yang terapung. Kita pikir itu boneka. Setelah dibalik dengan kayu oleh Imam, ternyata bayi. Akhirnya Imam mengangkatnya ke tepi sungai, sedang yang lain memanggil Pak RT,” terangnya. Sumaryono mengatakan, saat diangkat, janin bayi itu dalam keadaan tak terbungkus apa-apa. Ia kemudian mengangkat janin tersebut dan mengambil kain yang berada tak jauh dari tempat bayi itu diletakkan.“Setelah saya bungkus dengan kain, saya bawa ke pos ronda yang jaraknya sekitar 15 meter dari sungai.  Saya minta warga untuk melaporkan temuan ini ke polisi yang berada di Pos Lantas Randu Pangger,” terangnya. Oleh polisi, Sumaryono diminta membawa janin itu ke Pos Lantas. Saat diangkat, ia merasakan jika janin sempat bergerak. “Ketika saya angkat, tangannya sempat bergerak. Soal warga yang hamil, disini tidak ada. Mungkin warga luar, karena sungai ini perbatasan antara Kelurahan Jati dengan Kelurahan Sukoharjo,” terangnya. Sementara itu, dari informasi yang dihimpun koran ini, sebelum kejadian ada seorang pria dan wanita mondar mandir dan duduk di pos ronda tersebut.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal mengungkapkan, janin tersebut diperkirakan berusia sekitar 4-5 bulan. Diduga, janin itu sengaja korban aborsi. “Kemungkinan hasil hubungan gelap. Jika bukan hasil hubungan gelap, maka kecil kemungkinan melakukan aborsi. Ini sadis. Kalau prediksi kami, diperkirakan bayi dibuang sekitar satu hingga dua jam sebelumnya,” terangnya. Selain bayi, juga ditemukan barang bukti berupa baju bayi yang juga dibuang di sungai. Dari hasil penyelidikan sementara, juga ditemukan beberapa helai rambut berwarna pirang dengan panjang 25 hingga 30 sentimeter. Untuk memastikannya, polisi akan memeriksa Closed Circuit Television (CCTV) yang terpasang di sekitar pos ronda. “Kami masih melakukan penyelidikan lebih dalam. Kita juga akan mendata dan mengumpulkan beberapa wanita hamil muda yang terindikasi melakukan hal ini. Termasuk melakukan pengecekan terhadap CCTV yang ada,” katanya.

Hasil gambar untuk RADAR BROMO BAYI DI BUANG KELURAHAN SUKOHARJO KECAMATAN KANIGARAN

 

Categories: Uncategorized

Tinggalkan Balasan