Bulan: Juli 2016

PNS Probolinggo Dilarang Bermain Game Pokemon-Go

PNS Probolinggo Dilarang Bermain Game Pokemon-Go

Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan salah satu unsur dalam Aparatur Sipil Negara (ASN). Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) melarang ASN bermain game online Pokemon Go. Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menpan RB Nomor B/2555/M.PANRB/07/2016 tanggal 20 Juli 2016.
Menpan-RB, dalam surat itu secara tegas memberitahukan kepada seluruh pimpinan di satuan kerja masing-masing untuk melarang para aparatur sipil negara bermain game virtual berbasis GPS (Global Position System) di lingkungan instansi pemerintah.
Dalam hal ini termasuk Pemkab Probolinggo. Menpan-RB, meminta agar para Pejabat Pembina Kepegawaian di masing-masing-masing satuan kerja untuk melakukan pemantauan dalam pelaksanaannya.
Hal itu dibenarkan oleh Kabag Organisasi Pemkab Probolinggo, Mochamad Heru Santoso, yang mengaku telah menerima surat edaran itu. Bahkan menurutnya, SE tidak hanya datang dari Kemenpan RB, namun juga dipertegas melalui SE Gubernur Jawa Timur.
Isinya sama, yakni melarang PNS bermain Pokemon Go, dan mencegah siapa pun memainkan game virtual itu di lingkungan sekretariat, instansi, serta rumah dinas Pemkab Probolinggo.
“Kami baru menerima surat edaran itu, ini hal baru bagi kami. Isinya, ya selama melaksanakan tugas dilarang memainkan game smartphone online yang berbasis GPS itu karena sudah jelas akan mengganggu kinerja,” ujar Heru.
Dia juga telah membaca dalam SE itu bahwa yang harus dicegah juga kerawanan terhadap keamanan instansi dan pejabat dilingkungan Pemkab Probolinggo. Karena itu, kata Heru, ada penekanan untuk mencegah aktivitas permainan di rumah dinas Bupati Probolinggo.
Terkait PNS yang bermain saat jam kerja mengapa dilarang, ia mencontohkan misalnya sedang ada rapat lalu sistem GPS dalam game aktif. Maka bisa saja kata Heru saat rapat tidak konsentrasi malah mengejar Pokemon.
“Saya sudah pernah melihat contohnya, ada yang sampai naik ke meja untuk menangkap Pokemon,” pungkasnya
Categories: Uncategorized

Pantai Tambak Sari Mulai Ramai Dikunjungi

Pantai Tambak Sari Mulai Ramai Dikunjungi

Wisata Pantai Tambak Sari, di Desa Sukokerto, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, memang salah satu wisata pantai utara yang tersembunyi. Menariknya, pantai tersebut selalu dipadati pengunjung dan melihat warga mencari kerang, yang sudah jadi tradisi dan pekerjaan warga setiap hari.
Bahkan, pengunjung pun rela membawa plastik untuk ikut serta mencari kerang. Selain itu, pantai utara Tambak Sari, dengan pasirnya yang bersih, suasananya juga sangat mendukung untuk foto-foto bersama, selfi, bahkan kerap kali dijadikan tempat foto ‘pre wedding’.
Pepohonan yang tampak kering tanpa daun dan menjulang sangat membantu menjadikan pemandangan di pantai tersebut menjadi lebih istimewa. Setiap pengunjung, banyak yang memilih mencari kerang, karena di pantai ini kerang-kerang mudah di dapat dengan berbagai jenis. Sebagian pula berfoto-foto bersama keluarga.
Menurut salah seorang pengunjung pantai tersebut, Diajeng Septiana, dirinya bersama keluarga sering belibur ke Pantai Tambak Sari tiap minggu. Ia menikmati indahnya pepohonan kering dan pasir serta melihat warga yang rutin mencari kerang di sore hari.
“Sangat indah dan asyik dibuat foto-foto, menikmati lautan dan pasir serta terbenamnya matahari, sambil mencari kerang, mengikuti warga disini mencari kerang-kerang di bibir pantai,”ujarnya, Selasa (26/7).
Senada dikatakan Adi Rendra, di pantai tersebut ia menikmati pohon baku mangrove yang berjejer rapi membuatnya tidak pernah bosan. Melihat warga setempat mencari kerang menurutnya menjadikan suasuana lebih menakijubkan.
“Saya dan keluarga juga latah ikut-ikutan mencari kerang di sini, asyik benget, setelah mencari kerang bisa berfoto-foto,”papar Rendra.
Sementara saat ini, pihak Pemkab Probolinggo masih melakukan pembenahan di pantai tersebut untuk dijadikan wisata alam pantai Tambak Sari, dengan tradisi warga mencari kerang di lokasi wisata tersebut.
Categories: Uncategorized

Bibit Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp 70 Ribu per Kg

Bibit Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp 70 Ribu per Kg

Petani bawang merah di Kabupaten Probolinggo resah. Penyebabnya, harga bibit bawang merah dalam seminggu terakhir melonjak tinggi hingga Rp  70 ribu per kilogram.
Puluhan hektar areal tanaman bawang merah di di Kabupaten Probolinggo, terancam tak dapat ditanami. Bahkan sejak seminggu terakhir, stok bibit bawang merah mengalami kelangkaan.
Selain langka, harga bibit bawang merah siap tanam juga melambung tinggi. Saat ini, harga bibit merah dengan kualitas bagus berkisar antara Rp 60 ribu hingga Rp 68 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya, harga bibit bawang merah paling mahal hanya Rp 50 ribu per kilogram.
Bahkan, untuk mendapatkan bibit bawang petani harus memburu ke daerah lain, seperti Jombang, Madiun, Nganjuk dan Brebes. “Bibit sekarang langka, bahkan kalaupun ada harganya mahal. Sehingga kami harus mencari ke daerah lain,” kata Sabudrin, petani bawang merah asal Desa Dringu, Kecamatan Dringu, Rabu (27/7) lalu.
Kelangkaan tersebut dipicu oleh anomali cuaca yang melanda kawasan Kabupaten Probolinggo. Sehingga, berpengaruh pada produksi dan kualitas bawang merah yang telah dipanen. Hasil panen yang tidak bagus, membuat petani enggan membuat bibit sendiri.
Sementara itu, harga jual bawang merah super di tingkat petani menembus Rp 30 ribu per kilogram. Sedangkan bawang merah kualitas biasa sekitar Rp 25.000 per kilogram.
“Meski harga bawang merah hasil panen cukup bagus, petani hanya mendapat hasil sedikit. Karena antara bibit, biaya perawatan dengan harga jual sama-sama tinggi,” timpal petani bawang merah, Slamet.
Ia berharap, pemerintah daerah setempat turun tangan/guna membantu menanggulangi kelangkaan bibit bawang merah ini
Categories: Uncategorized

Maling Motor di Probolinggo Nyaris Tewas Diamuk Massa

Maling Motor di Probolinggo Nyaris Tewas Diamuk Massa

Dua maling motor menjadi bulan-bulanan warga, maling motor itu NW (30) dan ST (24), warga Desa Pedagangan, Kecamatan Tiris. Beruntung, massa yang mulai memanas itu tidak mengakibatkan nyawa pelaku hilang, sebab keduanya langsung diamankan di dua rumah warga setempat.
Berdesarkan keterangan yang berhasil dihimpun Berita Metro (BM), penangkapan dua orang maling ini berawal ketika NW dan NT mencuri motor jenis matic Honda Beat di Desa Matekan, Kecamatan Besuk. Aksi itu diketahui warga dan terjadi kejar-kejaran hingga Desa Dawuhan, Kecamatan Krejengan, Di lokasi tersebut, keduanya yang mengendarai sepeda motor jenis bebek Yamaha Vega, sempat menabrak salah seorang pengejarnya.
Usai menabrak, kemudian melarikan diri hingga Desa Kedungcaluk dan di sana mereka kembali menabrak para pengejarnya. Puncaknya ketika mereka yang berkendara secara ugal-ugallan akhirnya ditabrak hingga terjatuh oleh pengejarnya yang berasal dari Desa Matekan.
“Usai ditabrak, salah seorang pelaku yakni NW coba melarikan diri dengan cara menyeberangi Sungai Rangkang, namun di sisi yang lain dia sudah dicegat dan langsung dihajar massa yang menantinya setelah tersangka NW diteriaki maling,” ujar Kades Rangkang, Sulaiman.
Dia kemudian menyebutkan, maling motor lainnya yakni ST, kemudian lari menuju ke arah Utara dekat Masjid Rangkang. Di sana maling tersebut kemudian dicegat dan ditabrak kembali oleh warga. “Alhasil dia juga jadi bulan-bulanan warga Desa Rangkang dan juga para pengejarnya tadi,” ungkapnya.
Beruntung, lanjut Sulaiman. ST langsung dibawa ke salah satu rumah warga untuk diamankan. Di sana dia dikunci di dalam rumah agar tak jadi amukan massa. Kemudian maling motor yang berinisial NW mengalami luka parah setelah dihajar habis-habisan oleh warga, hingga dirinya tak bisa berjalan.
Sekitar setengah jam kemuadian, petugas kepolisian dari Polsek Krejengan pun datang dan langsung menjemput dua maling tersebut, di rumah warga yang mengamankannya. Proses evakuasi kedua maling tersebut pun berlangsung tegang dan ricuh, lantaaran banyaknya warga yang justru ingin mengahakimi kedua maling tersebut.
“Jangan dibawa Pak Polisi, serahkan pada kami biar kami bakar saja, agar desa kami aman dari maling seperti mereka ini,” ujar Hamid, warga desa setempat.
Kanit Reskrim Polsek Krejengan, Ipda Kurdi mengatakan, saat ini dua maling motor tersebut diamankan di sel tahanan Polsek Krejengan. Keduanya akan diinterogasi dan kasus ini dikembangkan karena diduga mereka adalah bagian dari sindikat pencurian motor yang selama ini meresahkan warga.
“Kedua tersangka saat ini masih kami amankan, dan yang mengalami luka parah akan kami periksakan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan,” ujarnya
Ipda Kurdi menjelaskan kedua maling motor tersebut dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. “Usai Lebaran memang angka pencurian kendaraan bermotor mengalami kenaikan
Categories: Uncategorized

Hibur Pasien Anak di ’Hari Anak Nasional 2016

Hibur Pasien Anak di ’Hari Anak Nasional 2016

Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2016, RSUD Waluyo Jati, Kraksaan memberikan pelayanan khusus kepada pasien anak-anak yang sedang menjalani perawatan. Para pasien anak-anak ini diberi balon mainan dan hiburan hingga hadiah, Senin (25/7) lalu.
Pasien anak-anak yang sudah masuk dalam tahap pemulihan dikumpulkan di aula Ruang Dahlia RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Sementara bagi yang masih berbaring di tempat tidur juga mendapatkan bingkisan dan balon dari para dokter dan perawat dengan cara didatangi ke ruangan tempat mereka dirawat.
Tidak sekedar memberikan hiburan saja, badut yang sengaja dihadirkan dalam kesempatan tersebut juga mengajak anak-anak yang berkumpul untuk berinteraksi dan meminta untuk mengikuti aba-aba yang disampaikan. Aksi kocak para anak-anak inipun memancing tawa para dokter, perawat dan bidan serta orang tua yang menemani.
Humas RSUD Waluyo Jati Kraksaan Sugianto mengungkapkan kegiatan ini bertujuan agar anak-anak yang sedang sakit dan menjalani perawatan di rumah sakit bisa menikmati layanan khusus dan mendapatkan perhatian lebih dari rumah sakit sehingga anak-anak bisa lebih nyaman karena ada yang memperhatikan.
“Semoga dengan adanya kegiatan ini, pasien anak-anak bisa terhibur dan termotivasi agar segera sembuh. Tetapi yang jelas pelayanan yang diberikan tidak berhenti disitu saja, pada hari selanjutnya pelayanan akan diberikan secara maksimal,” katanya.
Sementara Dokter Spesialis Anak RSUD Waluyo Jati Kraksaan dr. Muhammad Reza mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pelayanan pemenuhan hak-hak anak. Sebab meskipun sedang sakit, seorang anak juga tetap harus mendapatkan hak-haknya.
“Kegiatan ini tentunya diharapkan akan mampu memberikan dampak yang positif bagi anak. Selain mampu memberikan hiburan, setidaknya ke depan anak-anak tidak merasa takut untuk datang ke rumah sakit. Karena rumah sakit itu bukanlah tempat yang menakutkan,” ungkapnya.
Menurut dr Reza, ke depan rumah sakit akan berupaya selain merawat anak juga akan berkomunikasi dengan orang tua agar nantinya tidak datang lagi ke rumah sakit dengan penyakit yang sama. “Orang tua jangan lupa bahwa anak itu adalah masa depan sehingga jangan sampai melalaikannya,” pungkasnya.
Categories: Uncategorized

Belum Sepakati Perbatasan di Gunung Argopuro

Belum Sepakati Perbatasan di Gunung Argopuro

Batas timur Kabupaten Probolinggo berhimpit langsung dengan Kabupaten Situbondo. Salah satu batasnya ada di Pegunungan Argopuro. Namun hingga kini, belum ada kesepakatan bersama antara dua Pemkab tersebut tentang batas wilayah di Pegunungan Argopuro. Kesepakatan batas wilayah di Argopuro sampai saat ini hanya dengan Pemkab Bondowoso yang telah disahkan oleh Kementrian Dalam Negeri.
Kabag Pemerintahan Pemkab Probolinggo, Edi Suryanto menyebutkan, batas wilayah dengan Kabupaten Bondowoso akan menjadi acuan untuk menentukan batas Kabupaten Probolinggo dengan Kabupaten Situbondo.
“Pegunungan Argopuro wilayahnya terbagi di empat daerah, yakni Kabupaten Probolinggo, Situbondo, Bondowoso dan Jember,” kata Edi Suryanto.
Ia kembali menjelaskan, sampai kini batas Kabupaten Probolinggo dengan Kabupaten Situbondo di Pegunungan Argopuro belum jelas. Pihaknya dan Situbondo perlu ada kesepakatan bersama, agar tidak ada sikap saling klaim.
Edi juga memaparkan, untuk bisa menentukan batas wilayah dengan Kabupaten Situbondo, salah satu yang jadi acuan adalah keputusan batas wilayah Kabupaten Probolinggo dengan Kabupaten Bondowoso.
“Batas Probolinggo dan Bondowoso telah dibahas bersama di Kementrian Dalam Negeri di Jakarta dua bulan lalu. Nah, untuk membahas perbatasan dengan Situbondo, dalam waktu dekat Pemkab Probolinggo akan berkoordinasi dengan Pemkab Situbondo,” tambahnya.
Koordinasi nantinya, kata Edi, tentu juga melibatan Kemendagri. Mantan Camat Tongas ini melanjutkan, penting bagi Pemkab untuk segera menentukan batas wilayah di Pegunungan Argopuro tersebut. “Karena banyak potensi alam yang bisa digali di Pegunungan Argopuro
Categories: Uncategorized

Pelebaran Jembatan Wonolangan Masih Proses Pengukuran

Pelebaran Jembatan Wonolangan Masih Proses Pengukuran

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) V Surabaya segera rampungkan pengukuran jembatan Wonolangan, di Jalan Raya Dringu Kabupaten Probolinggo. Hal itu untuk kepastian terlaksananya pelebaran jembatan tahun depan.
Koordinator Pengawas BBJN V, Ari Subadra, mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi ke warga yang lahannya terdampak. Dan sejak Juni lalu, warga yang terdampak diminta menunjukkan bukti kepemilikan tanah masing-masing. “Data tersebut dikumpulkan ke Kades setempat,” kata Ari.
Ia kembali menjelaskan, pihaknya telah mengumpulkan bukti kepemilikan tanah warga dan sudah didaftarakan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN). Selanjutnya dilakukan pengukuran tanah secara bersama-sama. Sejak Senin (18/7) lalu, BPN melakukan pengukuran lahan.
Menurut Ari, hal ini perlu dilakukan agar diketahui angka pasti tentang kebutuhan lahan untuk pelebaran. Setelah diketahui, baru dilakukan pembebasan. Tiap warga akan mendapatkan ganti rugi berbeda tergantung luas lahan miliknya yang terdampak.
“Warga akan mendapat ganti rugi sebanyak luas lahan miliknya yang terdampak,” terangnya.
Ari juga menjelaskan, dari hasil peninjauan lapangan yang dilakukan BBJN V bersama tim appraisal pada April lalu, diperkirakan pelebaran jembatan akan memakan bidang tanah milik warga sekitar 800 meter.
Pelebaran jembatan, masih menurut Ari, akan dilakukan ke sisi utara sepanjang 17, 5 meter. Untuk areal pembangunan opritnya 200 meter dari jembatan ke arah barat dan 200 meter dari jembatan ke arah timur.
Dia juga kembali menjelaskan alasan pelebaran jembatan Wonolangan. Semua dilakukan akibat ditemuka keretakan di bagian barat jembatan. Selain itu, ketika musim hujan, sungai Kedungdalem yang ada di bawahnya merupakan sungai yang biasa dilalui lahar dingin saat erupsi gunung Bromo. Banyak warga yang khawatir jembatan tersebut akan ambruk. “Karena itulah, kami memandang perlunya perbaikan sekaligus pelebaran jembatan
Categories: Uncategorized

Hanya Dua Menit, Dua Pelaku Ranmor Gasak Motor Vario di Gedung Islamic Centre

Probolinggo – Pencurian sepeda motor (ranmor) kembali marak di Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Salah satunya terjadi di parkir halaman belakang gedung Islamic Center (GIC) Kraksaan. Setelah beberapa bulan lalu, terjadi pencurian motor milik pegawai GIC , kini menimpa salah seorang pengunjung gedung GIC, Senin (18/7/2016).

Adalah Nuris Zaman (22) warga kelurahan Semampir yang hendak bertamu ke radio Bromo FM, motor Honda vario bernopol N 6657 NS miliknya raib dari tempat dia memarkir kendaraannya. Pelaku sempat terekam kamera CCTV.

Kurang lebih pelaku yang diketahui berjumlah 2 orang membawa kabur motor miliknya. Berdasarkan rekaman kamera CCTV yang ada ditempat parkir tersebut, dalam sekejab pelaku mampu membobol kunci motor korban.

“Saya baru tahu kalau motor saya hilang ketika akan pergi ke kemar mandi, saya tengok motor saya ternyata sudah tidak ada ditempat,” ujar Nuris kepada wartawan

Dari rekaman CCTV GIC dan Bromo FM, diketahui jika pelaku beraksi memanfaatkan kondising gedung GIC yang sedang sepi. Pelaku yang mengendap-ngendap bahkan sempat dua kali kembali ke tempat parkir motor tersebut.

Aksi mereka pun terbilang cukup cepat, lantaran dalam kurun waktu 2 menit saja mereka bisa membawa lari sepeda motor tanpa diketahui oleh pemiliknya.subbag Humas Polres Probolinggo, AKP Ida Bagus Gede, mengatakan untuk wlayah Kraksaan mulai rawan pencurian motor, dari kejadian ini pihaknya melakukan penyelidikan terhadap pelaku.

“Kami sudah mengetahui ciri-ciri dua pelaku dan motor yang gunakan pelaku, saat ini petugas mencari jejak para pelaku. semoga berkat CCTV ini kami bisa menangkap pelaku,”ungkapnya.

Dari keterangan yang diperoleh kata AKP Ida, kerugian yang dialami oleh korban yakni senilai Rp10 juta. Dan untuk kepentingan penyidikan pihaknya masih akan terus mempelajari rekaman CCTV yang didapat guna dilakukan pengejaran terhadap para pelaku.

Categories: Uncategorized

Ini Pernyataan Penanggung Jawab Gunungapi Jatim Soal Erupsi Bromo Jelang Kasada

Probolinggo – Gunung Bromo terus menyemburkan asap dengan ketinggian mencapai 900 meter dari bibir kawah.
Asap terus mengarah ke Malang atau sekitar barat-barat daya ini membuat otoritas Bandara Abdurrahman Saleh, kembali menutup aktifitas penerbangan.

Perpanjangan penutupan dilakukan sejak pukul 09.00 waktu Indonesia Barat hingga Minggu besok pukul 09.00 Wib.

Sementara itu, aktifitas yang berubah – ubah pertanda erupsi Gunung Bromo masih berlangsung hingga saat ini, dan perlu di waspadai jika sewaktu – waktu terjadi erupsi mayor.

Dari data pos pantau Gunung Bromo, gempa tremor masih terekam dengan amplitudo maksimal 0.5 sampai 10 mili meter, dominan 2 mili meter. Suara gemuruh dan sinar api maisih teramati.

Menurut Umar Rosadi, penanggung jawab gunungapi se-Jawa Timur, aktifitas Gunung Bromo yang fluktuaktif, pihaknya menghimbau warga dan wisatawan patuhi himbauan yang ada, karena erupsi Gunung Bromo masih belum selesai.

Selain itu kata dia, terkait pelaksananaan Yadnya Kasada nanti, pihaknya tidak bisa melarang warga Tengger untuk kegiatan upacara Yadnya Kasada nanti, karena kegiatan yang dilakukan warga Tengger, merupakan suatu kegiatan adat yang dilakukan secara rutin setiap tahun.

“Kami hanya melakukan pendampingan dan pengawasan saja, dan kami sudah memberi hibuan terhadap warga Tengger, terutama kepada tokoh adat. Sedangkan yang diijinkan naik ke kawah hanya beberapa orang saja, itu yang membawa sesajen saja,

Categories: Uncategorized

Kasus Pelemparan Batu Kaca Mobil Pecah Sebabkan 1 Korban Jiwa, Polres Probolinggo Bentuk Tim UKL

Probolinggo – Marakanya kasus pelemparan batu di jalur pantura Probolinggo yang selama ini terjadi, Polres Probolinggo membentuk Unit Kecil Lapangan (UKL) di jalur Pantura Probolinggo, sebagai antisapasi kejadian serupa selanjutnya, setelah mengamankan tiga pemuda sepesialis pelempar batu pecah kaca mobil tersebut.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin, ketika di temui di Mapolres Probolinggo, Senin (18/7/2016).

Menurut mantan Kasubdit Reskoba Polda Metro Jaya ini, UKL itu terbentuk setelah ada kejadian yang menewaskan pengguna jalan akibat mobilnya di lempar batu oleh tiga pemuda yang tidak bertanggung jawab.

“Kita bentuk tin Khusus, namanya UKL. Jadi yang menangani kasus ini di pantura Probolinggo ini,” jelasnya.

Tim UKL itu kata dia, dibentuk meliputi dari Satuan Shabara, Satuan Reskrim, Satuan Lantas serta Satuan Intelkam.”Setiap beberapa lokasi, ada orang khusus yang melakukan penjagaan di beberapa titik jalur pantura Probolinggo,”paparnya.

Di bentuknya tim itu, supaya kejadian yang menimpa pengguna jalan akibat mobil kaca di lempar batu oleh orang hingga mengakibatkan kehilangan nyawa tidak terulang lagi. Sebab, jalur Pantura Probolinggo ini, merupakan jalur penghubung antara daerah yang ada di wilayah Tapal Kuda.

“Jalur pantura Probolinggo ini jalur penghubung. Yang mau ke bali saja, kalau lewat darat, ya lewat jalur Pantura Probolinggo,”terangnya.

Ia menambahkan, aksi teror pelempar kaca mobil itu bukan hanya pada kali ini saja, namun dua tahun terakhir sempat terjadi pelemparan kaca mobil yang juga menewaskan. “dua tahun lalu, sempat juga ada aksi teror semacam ini, sekarang 1 orang meninggal, dan 14 TKP,

Categories: Uncategorized